Imlek 2024: Ini 12 Makanan Khas Imlek dan Maknanya yang Wajib Ada Saat Perayaan Tahun Baru Imlek 2575

- 9 Februari 2024, 19:25 WIB
Ilustrasi Tahun Baru Imlek persembahan Google. (ANTARA/HO-Image Dynamic)
Ilustrasi Tahun Baru Imlek persembahan Google. (ANTARA/HO-Image Dynamic) /

Portal Pati - Imlek 2024: Ini 12 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada Saat Perayaan Tahun Baru Imlek 2575.

Salah satu yang membuat Tahun Baru Imlek spesial adalah makanan enak yang dipercaya bawa hoki. Ini daftar makanan khas Imlek yang wajib ada!

Setiap tahun, masyarakat Tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Baca Juga: Tips Bagi-bagi Angpao Saat Perayaan Imlek 2024, Hindari Angka 4! Mengapa?

Selain kegiatan tradisional seperti pesta kembang api dan pertunjukan barongsai, makanan menjadi salah satu aspek terpenting dari perayaan ini.

Makanan khas Imlek tidak hanya lezat, tetapi juga sarat dengan makna simbolis dan tradisi yang kaya.

Banyak hidangan Imlek dipilih karena mereka melambangkan harapan akan kebahagiaan, kemakmuran, dan kesuksesan dalam tahun yang baru.

Baca Juga: 10 Februari Tahun Baru Imlek 2024: 12 Warna Baju Imlek Berdasarkan Shio yang Harus Kamu Tahu!

Contohnya, dumpling atau jiaozi melambangkan kemakmuran karena bentuknya menyerupai kantong emas, sementara ikan secara tradisional melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.

12 Makanan Khas Imlek dan Maknanya

Yuk, simak berbagai makanan khas Imlek serta makna di balik kehadiran makanan tersebut pada saat perayaan Tahun Baru China berikut ini!

1. Siu Mie (Mie Panjang)

Kehadiran mie goreng atau sering juga disebut siu mie dalam perayaan Tahun Baru Imlek sudah wajib hukumnya. Makanan khas Imlek satu ini memiliki makna panjang umur, kebahagiaan, serta rejeki yang berlimpah.

Untuk membuat harapan itu terwujud, banyak yang percaya bahwa mie ini harus disantap secara utuh hingga bagian paling ujung dari mie ini.

2. Yu Sheng

Makanan khas Tahun Baru Imlek selanjutnya adalah Yu sheng (yee sang) yang merupakan sajian Imlek berupa salad ikan segar (biasanya tuna atau salmon) yang ditambah irisan sayuran segar seperti lobak dan wortel.

Makanan khas Imlek satu ini biasa disantap dengan cara diangkat setinggi mungkin dari atas piring uang menjadi simbol keberuntungan yang semakin baik pada tahun baru. Tradisi menyantap Yu sheng beramai-ramai bersama keluarga disebut lo hei.

3. Kue Keranjang

Siapa yang nggak tau kue keranjang atau disebut juga Nian Gao? Kue khas Tahun Baru Imlek ini memang umumnya dibuat hanya pada saat menjelang Tahun Baru Imlek. Bentuk bulat dari kue keranjang melambangkan harapan keluarga yang selalu bersatu dan juga rukun.

Sebagian orang juga akan menyusun kue khas Imlek ini secara bertingkat dari ukuran paling besar hingga yang terkecil paling atas untuk melambangkan rejeki dan kemakmuran yang meningkat.

Tekstur dari makanan khas Imlek ini lengket dan merupakan simbol dari keakraban antar anggota keluarga. Kue keranjang juga bisa kamu nikmati dengan cara di goreng dengan campuran tepung terigu dan juga telur.

4. Telur yang Direbus dengan Teh

Teh telur adalah telur yang direbus dengan bumbu kecap asin, rempah-rempah, dan juga daun teh. Saat setengah matang, cangkakng telur diretakkan sehingga bumbu-bumbu menyerap pada telur.

Karena menggunakan daun teh, makanan khas Tahun Baru Imlek ini memiliki aroma yang menggoda. Kehadiran kuliner khas Imlek ini merupakan perlambangan dari kesuburan.

5. Ikan Bandeng

Salah satu makanan yang wajib ada pada saat perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia adalah ikan Bandeng. Kuliner khas Imlek ini dianggap perlambang dari rejeki dan bisnis yang lancar. Untuk itu, ikan Bandeng harus disajikan utuh.

6. Ayam atau Bebek

Makanan khas Imlek selanjutnya adalah ayam yang disajikan secara utuh sebagai simbol dari keluarga yang utuh dan bahagia. Nggak cuma ayam, terkadang kuliner khas Imlek satu ini juga diganti atau dilengkapi dengan kehadiran bebek.

7. Jiaozi

Di Indonesia Jiaozi juga dikenal dengan nama Kuo Tie, yang biasa ditemukan pada sajian Dimsum.

Makanan tradisional Cina ini disantap pada saat Tahun Baru Imlek sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan karena bentuknya yang menyerupai bentuk uang kuno pada masa lampau di daratan Cina.

8. Eight Treasure Soup (Sup Delapan Bentuk)

Disebut Sup Delapan Bentuk, makanan khas Tahun Baru Imlek ini delapan bahan dasar yaitu teripang, jamur tungku, ikan, udang, perut ikan, kerang kering, abalone, jamur hitam, kacang ginko, serta biji lotus.

Sup khas Imlek ini disantap dengan harapan bisnis atau usaha yang mampu berkembang dengan cepat di tahun baru.

9. Kuaci

Salah satu camilan khas Tahun Baru Imlek adalah Kuaci. Ngumpul bareng keluarga, kuaci tentu teman ngemil yang sangat favorit pada saar Imlek.

Namun, siapa sangka kehadiran kuaci pada saat Tahun Baru Imlek merupakan simbol kesuburan atau lekas mendapatkan keturunan. Selain kuaci, kadang camilan khas Imlek ini digantikan kacang atau permen.

10. Kue Mangkuk

Selain kue keranjang, kue yang sering hadir pada saat perayaan Tahun Baru Imlek adalah kue mangkuk.

Biasanya kue ini diletakkan pada bagian puncak dari susunan kue keranjang dan dibuat dengan warna merah yang memang identik dengan perayaan Imlek. Bentuk kue mangkuk yang mekar ini melambangkan rejeki yang berkembang.

11. Manisan

Kuliner khas Imlek selanjutnya adalah manisan yang disajikan dalam kotak atau tempat berbentuk persegi delapan. Manisan berbentuk persegi delapan ini sering disebut juga “tray of happines.”

Kehadiran manisan ini memiliki banyak makna seperti manisan biji teratai yang melambangkan kesuburan dan manisan leci sebagai lambang keluarga yang kuat.

12. Jeruk Mandarin

Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, jeruk mandarin memang akan selalu disajikan. Jeruk mandarin sendiri disajikan pada saat perayaan Tahun Baru Imlek karena sebagai lambang dari kemakmuran dan rejeki yang selalu bertumbuh.

Makanan khas Imlek ini sering disajikan lengkap dengan daun sebagai simbol dari kehidupan dan juga kesejahteraan.

Ada banyak sekali bukan makanan khas perayaan Tahun Baru Imlek? Ternyata selain menggiurkan, semua makanan tersebut memiliki makna yang filosofis ya, Toppers.

Umumnya, pada saat perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa akan menyajikan 12 jenis makanan dan 12 jenis kue sebagai simbol dari jumlah shio dalam kepercayaan Tionghoa yang berjumlah 12.

Dan, tentunya setiap makanan khas Imlek ini memiliki makna dan harapan yang dipanjatkan oleh seluruh anggota keluraga pada saat perayaan Tahun Baru Imlek.

***

 

Editor: Rahayu Tri Agustina


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x