Asal-usul Sejarah dan Makna Kue Keranjang, Kue Khas yang Wajib Ada di Perayaan Tahun Baru Imlek 2024

- 10 Februari 2024, 05:00 WIB
Kue keranjang atau nian gao adalah kue yang terbuat dari tepung ketan yang manis dan lengket
Kue keranjang atau nian gao adalah kue yang terbuat dari tepung ketan yang manis dan lengket /Foto : IG @kue_keranjang_cemerlang

Portal Pati - Ketahui ini Sejarah dan Makna Kue Keranjang, Kue Khas yang Wajib Ada di Perayaan Tahun Baru Imlek 2024.

Kue keranjang adalah kue tradisional masyarakat Tionghoa yang wajib ada saat Imlek. Sebenarnya, seperti apa sejarah kue keranjang dan maknanya?

Salah satu pertanda bahwa perayaan Tahun Baru Imlek telah tiba adalah dengan mulai hadirnya kue keranjang di pasaran.

Baca Juga: Imlek 2024: Ini 12 Makanan Khas Imlek dan Maknanya yang Wajib Ada Saat Perayaan Tahun Baru Imlek 2575

Kue keranjang atau yang memiliki nama mandarin Nian Gao (年糕) atau dalam dialek Hokkian disebut Ti Kwe (甜棵) memang salah satu makanan khas Tahun Baru Imlek yang cukup populer di Indonesia.

Nama “keranjang” sendiri diberikan pada kue ini karena pada saat proses pembuatannya kue keranjang ini dicetak pada wadah yang berbentuk keranjang.

Kue yang terbuat dari bahan dasar tepung ketan dan gula ini memiliki tekstur lengket dan biasanya digunakan untuk sembayang pada leluhur oleh masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia.

Namun, bagaimana asal usul dari kue ini dan apa makna kehadiran kue keranjang pada saat perayaan Tahun Baru Imlek?

Baca Juga: Tips Bagi-bagi Angpao Saat Perayaan Imlek 2024, Hindari Angka 4! Mengapa?

Asal-usul Sejarah Kue Keranjang

Ada banyak sekali cerita dan legenda yang menceritakan asal usul dari kue keranjang. Menurut mitos populer, pada zaman dahulu, di daratan Cina ada seekor raksasa yang menghuni gua di sebuah gunung bernama “Nian”.

Ketika merasa lapar, raksasa ini kerap keluar dari gunung untuk berburu hewan untuk dimakan.

Ketika musim dingin, karena hewan-hewan di gunung berhibernasi, “Nian” kerap turun ke desa-desa untuk mencari korban untuk ia jadikan makanan. Hal ini membuat semua penduduk desa hidup dalam ketakutan.

Baca Juga: 10 Februari 2024 Imlek 2575: Ini 10 Fakta Menarik Tahun Baru Imlek yang Harus Kamu Tahu

Hingga suatu hari seorang penduduk bernama “Gao” memiliki ide cerdik. Gao membuat sebuah kue dengan campuran tepung ketan dan gula, kemudian meletakkannya di depan pintu.

Hal ini membuat Nian yang awalnya hendak mencari penduduk untuk di mangsa malah menyantap kue-kue tersebut hingga kenyang dan kemudian meninggalkan desa.

Semenjak saat itu, untuk mengenang jasa Gao, maka penduduk desa mulai membuat kue setiap musim dingin dan menamakan kue tersebut “Nian Gao”.

Legenda lain menceritakan bahwa kue keranjang awalnya merupakan hidangan yang ditujukan untuk menyenangkan Dewa Tungku (Cau Kun Kong) agar memberikan kabar baik dan menyenangkan saja kepada Raja Surga (Giok Hong Siang Te).

Baca Juga: Rekomendasi Makanan dan Barang yang Bisa Dijadikan di Parcel Imlek

Makna Kue Keranjang saat Imlek

Kehadiran kue keranjang pada saat perayaan Tahun Baru Imlek memiliki makna simbolik yang sangat dalam dan filosofis.

Kue keranjang sendiri merupakan harapan yang dipanjatkan pada saat Tahun Baru Imlek.

Berikut berbagai makna kue keranjang pada saat perayaan Tahun Baru Imlek.

1. Persaudaraan yang Erat dan Suka Cita

Dari bahan dasar tepung ketan yang memiliki sifat lengket, bahan ini melambangkan persaudaraan yang begitu erat dan bersatu.

Sedangkan rasa manis dari gula yang dimiliki kue keranjang merupakan simbol dari rasa suka cita serta kegembiraan dalam hidup.

2. Kekeluargaan

Kue keranjang memiliki bentuk bulan tanpa sudut yang melambangkan kekeluargaan tiada batas.

Apalagi, momen Tahun Baru Imlek memang merupakan momen berkumpulkan keluarga sehingga diharapkan kue keranjang akan menjaga rasa kerukunan dan kekeluargaan.

3. Kegigihan, Pantang Menyerah dan Daya Juang

Tekstur kenyal dari kue keranjang melambangkan kegigihan serta daya juang yang pantang menyerah dalam hidup.

Selain itu kue keranjang memiliki daya tahan yang lama juga dianggap sebagai simbol dari kesetiaan.

4. Rejeki dan Kemakmuran

Pada saat penyajiannya, kue keranjang kerap disusun tinggi bertingkat, hal ini melambangkan peningkatan rejeki dan kemakmuran keluarga menjelang tahun baru.

5. Kesabaran dan Keteguhan Hati

Nggak hanya rasa dan penyajiannya, proses pembuatan kue keranjang juga memiliki makna tersendiri.

Prose pembuatan kue keranjang memakan waktu hingga 11-12 jam melambangkan kesabaran dan keteguhan hati untuk mencapai hasil terbaik dalam hidup.

Itulah ulasan singkat seluk beluk dari kue keranjang, makanan khas perayaan Tahun Baru yang populer di Indonesia mulai dari asal usul hingga makna dari kue keranjang.

***

Editor: Rahayu Tri Agustina


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x