Apakah Veneer Gigi Haram dalam Islam? Hukum Veneer Gigi Menurut Islam Beserta Hukum Memutihkan Gigi

- 13 Mei 2024, 06:10 WIB
Ilustrasi kondisi gigi seorang anak.
Ilustrasi kondisi gigi seorang anak. /Pixabay

Portal Pati - Apakah Veneer Gigi Haram dalam Islam? Hukum Veneer Gigi Menurut Islam Beserta Hukum Memutihkan Gigi.

Beberapa ulama dan umat Islam berpendapat bahwa mengubah penampilan diri seperti operasi plastik atau veneer gigi dapat diterima jika dilakukan untuk alasan-alasan yang jelas dan sah, seperti untuk memperbaiki cacat fisik yang mengganggu atau menyebabkan penderitaan psikologis yang signifikan.

Namun demikian, beberapa ulama menganggap bahwa tindakan-tindakan semacam itu sebaiknya dihindari kecuali dalam keadaan darurat, karena mereka berpendapat bahwa mengubah ciptaan Allah secara berlebihan atau tanpa alasan yang kuat dapat menunjukkan ketidakpuasan terhadap kehendak Allah. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat penjelasan hukum veneer gigi menurut Islam di sini!

Baca Juga: 8 Ayat Al-Quran Tentang Cinta dan Kasih Syang yang Membuat Hati Tersentuh, Maknanya Indah!

Hukum Veneer Gigi Menurut Islam

Veneer gigi adalah lapisan tipis dari bahan seperti porselen atau resin komposit yang ditempelkan ke permukaan depan gigi untuk meningkatkan penampilan estetiknya. Veneer gigi sering digunakan untuk memperbaiki gigi yang rusak, berwarna, atau nggak beraturan. Mereka dapat membantu menyamarkan noda, mengubah bentuk, atau mengatasi ketidaksempurnaan lainnya dalam gigi seseorang.

Bagaimana Islam memandang tindakan seperti pemasangan veneer dan crown gigi? Apakah keduanya dianggap sebagai mengubah ciptaan Allah? Berikut hadits yang menjelaskan:

Hadits Nabi SAW.
لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

Artinya: “Allah melaknat wanita yang membuat tato dan yang minta ditato, yang merapikan alis dengan benang, dan yang meminta dirapikan alis, dan yang mencabut atau membuat bolong-bolong gigi demi kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah.”

Hadits An-Nawawi
An-Nawawi menjelaskan bahwa jika upaya yang dilakukan pada gigi bertujuan untuk keperluan medis seperti pengobatan, pencegahan kerusakan, atau menyembunyikan cacat pada gigi, itu tidaklah dilarang. Namun, yang harus dihindari adalah jika seseorang memiliki gigi yang sudah baik namun tetap melakukan tindakan merenggangkan gigi semata untuk tujuan kecantikan.

Halaman:

Editor: Uswatun Khasanah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah