Apa Itu Itikaf? Ini Bacaan Niat, Waktu, Tata Cara dan Syarat Melakukannya

- 28 Maret 2024, 11:26 WIB
Ilustrasi dari pengertian Itikaf yang dilakukan seorang muslim.
Ilustrasi dari pengertian Itikaf yang dilakukan seorang muslim. /Pexels

Portal Pati - Sudah tahu apa itu Itikaf? Itikaf  secara terminologi memiliki pengertian, yaitu tetap diam di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan ibadah, berzikir, bertasbih dan juga melakukan kegiatan terpuji yang mendatangkan pahala dan menghindari perbuatan tercela.

Itikaf hukumnya adalah sunnah jadi bisa dikerjakan setiap waktu yang memungkinkan terutama disarankan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan. 

Sebelum melaksanakan itikaf tentu saja diawali dengan niat itikaf. Apakah kamu sudah tahu niat itikaf yang benar?

Baca Juga: Apakah Ngupil dan Mengorek Telinga Bisa Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya

Apa Itu Itikaf?

Apa itu itikaf? Secara sederhana itikaf merupakan ibadah yang dilakukan oleh umat muslim dengan ciri berdiam diri di dalam masjid dan tidak keluar masjid karena melaksanakan berbagai ibadah baik yang wajib maupun sunnah.

Bahkan Nabi Muhammad SAW juga melaksanakan itikaf pada hari ke-10 terakhir dari bulan Ramadan dan juga dilakukan oleh istri-istri beliau bahkan setelah beliau wafat.

Jadi sebagai umat muslim yang taat, tentu saja itikaf disarankan bagi setiap umat muslim apalagi kamu yang ingin melaksanakan sunnah Nabi. 

Baca Juga: Ini Jadwal Pencairan THR 2024 Serta Tips Mengatur dan Mengalokasikan THR Lebaran dengan Baik 

Waktu Melaksanakan Itikaf

Sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa waktu melaksanakan itikaf adalah  bulan Ramadan. Tujuan melakukan kegiatan ini adalah untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

Beberapa ulama mengaitkan itikaf dengan waktu puasa, di mana mereka mengatakan bahwa kebolehan itikaf selama 1 tahun tidak berlaku mutlak sebab hari-hari yang dilarang untuk berpuasa juga dilarang beritikaf.

Syarat Melakukan Itikaf

Untuk melakukan itikaf, ada beberapa syarat yang diperlukan agar ibadah sunnah satu ini sah dilakukan. 

  • Seorang muslim
  • Sudah baligh baik bagi laki-laki maupun perempuan
  • Dilaksanakan di masjid biasa maupun masjid Jami
  • Sudah berniat itikaf
  • Berakal
  • Suci dari hadas besar

 

Tata Cara Itikaf

Untuk melakukan itikaf, tentu saja ada tata cara yang harus dilakukan sesuai urutan agar kegiatan ini sah. 

  • Pertama-tama membaca niat itikaf dengan bersungguh-sungguh baik secara lisan maupun dari dalam hati.
  • Menunaikan salat Sunnah itikaf sebanyak 2 rakaat. Salat sunnah ini memiliki tata cara sama dengan salat sunnah lainnya, hanya berbeda pada niat saja.
  • Berdzikir menyebut nama Allah SWT dan mengagungkan namanya.
  • Membaca Alquran beserta memaknai isi di dalam setiap ayat yang dibaca.

 

Niat Itikaf di Masjid

Niat itikaf di masjid memiliki beberapa perbedaan antara niat mutlak, niat itikaf terikat waktu tanpa terus-menerus dan niat itikaf terikat waktu terus-menerus. Berikut penjelasannya. 

Niat Itikaf Mutlak

Niat itikaf ini bisa dibaca walau waktu pelaksanaannya lama.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Nawaitu an’itikafa fi hadzal masjidi lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah.”

 

Niat Itikaf Terikat Waktu Tanpa Terus-menerus

Niat itikaf terikat waktu misalnya selama satu bulan lamanya, maka niatnya sebagai berikut.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَوْمًا/لَيْلًا كَامِلًا/شَهْرًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu an i’tikaf fi hadzal masjidi yaumann lailan kamilann/ shahran lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat itikaf di masjid ini selama satu hari/satu malam penuh/satu bulan karena Allah.”

 

Niat Itikaf Terikat Waktu Terus-menerus

Niat itikaf seperti ini biasanya di nazarkan, maka harus menyebutkan status fardu iktikaf terlebih dahulu. Berdasarkan pendapat kuat seluruh itikaf ini akan menjadi fardhu baik waktu yang ditentukan lama atau tidak. Berikut niatnya.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا

Nawaitu an’itikafa fi hadzal masjidi shahran mutthathabiann.

Artinya: “Aku berniat itikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah.”

 

Adapun saat melakukan itikaf, ada beberapa amalan yang disarankan untuk dilakukan umat muslim.

  • Shalat
  • Baca Alquran
  • Berdzikir dan berdoa
  • Membaca buku agama
  • Menunaikan ibadah sunnah lainnya yang bermanfaat dan meningkatkan pahala.

Ada beberapa hal pula yang perlu diperhatikan dalam itikaf. Di mana para ulama sepakat bahwa orang yang melakukan itikaf tidak boleh untuk meninggalkan masjid atau keluar dari masjid kecuali dengan beberapa alasan sebagai berikut.

  • Meninggalkan masjid karena sesuatu yang sangat darurat seperti misalnya ketika masjid akan roboh. Karena dalam kondisi ini, jika tidak meninggalkan masjid tentu saja ada kemungkinan kamu akan mengalami luka atau bahaya lainnya
  • Karena hajah thabi’iyah atau keperluan hajat manusia seperti misalnya buang hajat besar.
  • Karena alasan syar’i seperti menunaikan ibadah salat Jumat bagi para laki-laki. 

Nah sekarang tentu kamu sudah tahu apa itu itikaf, niat itikaf, tata cara, doa itikaf yang bisa dipanjatkan dan juga ibadah-ibadah lainnya yang bisa dilaksanakan selama berdiam diri di dalam masjid.

Bagi kamu umat muslim yang merasa mampu untuk melakukan itikaf, jangan sia-siakan momen 10 hari terakhir bulan Ramadan untuk mendekatkan diri kepada Allah salah satunya dengan melakukan ibadah sunnah itikaf.***

Editor: Ahmad Fitrianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x